Categories
News Tech

Smartfren Bermitra dengan Google Cloud

Smartfren Bermitra dengan Google Cloud

Smartfren Business mengumumkan kemitraan dengan Google Cloud, menawarkan pemecahan Google Cloud buat menolong pelanggan dalam mempraktikkan digitalisasi bisnis dengan menggunakan cloud generasi terkini, kecerdasan buatan( AI) serta Machine Learning.

“ Kami sangat bahagia kemitraan Smartfren Business dengan Google Cloud bisa memperkenalkan teknologi cloud canggih di Indonesia, sehingga bisa diakses langsung oleh bermacam bisnis di tanah air,” ucap Chief Technology Officer Smartfren Business Puneet Garg.

Produk serta layanan yang ditawarkan lewat kemitraan ini tercantum bermacam bagian dari Google Cloud Platform dan Google Workplace. Google Cloud Platform tersebut membolehkan pelanggan buat mempunyai keamanan informasi fleksibel, sehingga senantiasa bisa mengakses informasi yang tersimpan di Google Cloud dengan gampang tanpa batas posisi.

Tidak hanya itu, Google Cloud Platform pula sediakan penyimpanan yang terpusat, dan bisa menekan bayaran infrastruktur sistem yang dibutuhkan buat membangun aplikasi buat bisnis. Sedangkan itu, Google Workspace menolong menunjang kegiatan bekerja dari rumah.

Dengan demikian, layanan tersebut bisa dimanfaatkan buat mengerjakan proyek dengan regu di bermacam posisi berbeda dan alihkan alur kerja dari kertas ke digital. Tidak hanya itu lewat kemitraan ini, pelanggan pula hendak memperoleh sokongan dari jaringan internet Smartfren dengan sokongan jaringan 4G LTE Advance seluruhnya.

Pelanggan pula hendak mendapatkan akses terhadap layanan konsultasi handal yang bisa dimanfaatkan buat mendampingi proses transformasi digital pada bisnisnya. Smartfren Business pula menyebut kalau pemecahan dari Google Cloud hendak memesatkan proses transformasi digital serta memperpendek jarak IT roadmap industri.

Karenanya, transformasi tidak cuma hendak mengirit capex serta opex, tetapi pula hendak membagikan hasil yang sangat besar dengan analisa informasi, machine learning serta keahlian pemrosesan informasi dengan kecerdasan buatan. 
Categories
News Tech

Laptop MSI Raih Penghargaan Taiwan Exellence

 Laptop MSI Raih Penghargaan Taiwan Exellence

Merk komponen Komputer serta laptop MSI mengumumkan prestasi terbarunya. Mereka baru saja memperoleh penghargaan bergengsi dari Taiwan Exellence apalagi sampai 7 tipe penghargaan ke bermacam- macam jenis produknya.

Penghargaan Taiwan Exellence diberikan kepada fitur yang mempunyai desain sekalian inovasi terbaik di pasar. 2 dari 7 penghargaan yang dimenangkan berasal dari jajaran laptop MSI ialah laptop GS66 Stealth serta Creator 17.

Produk MSI yang lain yang memperoleh penghargaan bergengsi ini merupakan Komputer desktop Creator P100, monitor gaming Optix MEG381CQR plus, Komputer desktop gaming MEG Aegis Ti5 HMI, Komputer desktop MEG Trident/ MPG Trident, serta monitor Creator PS321.

” Kami wajib melaksanakan studi menimpa teknologi yang diperlukan warga, mengembangkannya, serta merancang desain yang berestetika,” tutur Direktur Sales& Makreting Notebook MSI Indonesia.

” Kami pula wajib menjamin mutu produk supaya senantiasa maksimal, dan memikirkan strategi supaya bahan- bahan kami bisa diterima warga luas. Ini sangat cocok dengan 4 evaluasi utama penghargaan Taiwan Excellence, ialah studi serta pengembangan, desain, mutu, dan pemasaran,” jelasnya.

MSi G66 Stealth mempunyai spesifikasi besar yang tampak bagaikan laptop gaming gaming sekalian content creator dengan tampilan handal. Desain bodi elegan di bagian luar membalut performa terbaik di dalamnya ialah Intel Core i9 Generasi ke- 10 didukung NVIDIA GeForce RTX 2080 Luar biasa Max- Q dengan refresh rate layar 300Hz.

Fokus ke content creator ditawarkan MSI Creator 17 yang jadi laptop awal di dunia dilengkapi Mini LED serta standar HDR 1000. Mutu ini mmampu menyajikan grafis sangat detil serta corak yang nyata. Dapur pacunya memakai Intel Core i7 Generasi ke- 10 serta NVIDIA GeForce RTX 2080 Luar biasa MaxQ.

Di periode 23 November sampai 31 Desember, MSI memberikan hadiah eksklusif buat tiap pembelian laptop MSI Prestige 14 serta Creator 17. Pembelian laptop gaming MSI GS66 Stealth, MSI GE66 Raider, serta MSI GS75 Stealth bakal memperoleh hadiah headset gaming. Untuk pembeli MSI GL65 Leopard, MSI GF63 Thin, MSI GF65 Thun, ataupun MSI GL65 9SC berhadiah mouse gaming. 
Categories
News Tech

Telkomsel dan Ovo Raih Penghargaan dari Cloudera

 Telkomsel dan Ovo Raih Penghargaan dari Cloudera

Cloudera mengumumkan pemenang dari ajang penghargaan tahunannya, Informasi Impact Awards, buat tahun 2020. Ajang ini membagikan penghargaan pada industri penyelenggara project informasi, pemberi khasiat substansial untuk teknologi, sains, kesehatan, style hidup, serta komunitas, di bermacam industri.

” Tiap pemenang sudah memperlihatkan bermacam pengembangan serta investasi yang kami tanamkan pada tiap produk kami buat menampilkan kepada dunia apa yang dapat dicapai kala kekuatan informasi itu dilepaskan,” uja Chief Customer Officer Cloudera Anupam Singh.

Informasi Impact Awards 2020 dipecah ke dalam sebagian jenis, serta Ovo jadi pemenang dalam jenis Informasi Champions. Karena Ovo memakai informasi analytic serta machine learning mutahir serta pintar buat tingkatkan konversi pelanggan.

Industri asal Indonesia lain yang jadi pemenang dalam ajang ini ialah Telkomsel, bagaikan pemenang dalam jenis Industry Transformation. Kemenangan ini diperoleh Telkomsel sebab dinilai sukses mengelola informasi sebesar 25TB per hari, serta meningkatkan pemecahan analytics buat analisa mendalam serta langsung.

Pemenang yang lain ialah Globe Telecom dalam jenis Connect the Informasi Lifecycle sebab sudah tingkatkan standar experience serta menolong pelanggan tingkatkan style hidup mobile. Experian Bus jadi pemenang jenis Informasi for Enterprise AI, sebab sudah Tingkatkan akurasi agregasi informasi komersial dengan informasi science serta machine learning.

Pada jenis Enterprise Informasi Cloud, West Midlands Police jadi pemenang karena memperkenalkan platform public cloud informasi di WMP serta membolehkan insight informasi kilat serta intervensi komunitas positif. Tidak hanya itu, Merck KGaA, Darmstadt, Jerman jadi pemenang pada jenis Informasi Security& Governance.

Merck KGaA, Darmstadt, Jerman dinilai sukses membuat framework tata kelola informasi buat menciptakan, menganalisis, menaruh, menggali, serta mengelola informasi relevan. Serta Rush University Medical Center jadi pemenang dalam jenis Informasi for Good.

Rush University Medical Center dinilai sanggup membuat informasi pipeline sehingga dokter memiliki akses kilat kepada informasi penderita secara langsung serta membuat model prediksi bagaikan respons terhadap Covid- 19.

Jenis Informasi Impact Achievement dimenangkan oleh United Overseas Bank, karena transformasi digital di industri ini membuat mereka mencapai peningkatan revenue, produktivitas yang bertambah, resiko lebih rendah, serta mengakselerasi inovasi. 
Categories
News Tech

Samsung Patenkan Layar “Air Terjun”, untuk Galaxy Note 20?

 amsung Patenkan Layar “Air Terjun”, untuk Galaxy Note 20?

Samsung baru saja menutup masa pre- order flagship terkini mereka buat dini tahun 2020, ialah lini seri Galaxy S20 serta Galaxy Z Flip pada hari Minggu( 23/ 2) kemarin. Seluruh ponsel hendak mulai dikirimkan ke konsumen pada sebagian hari mendatang, baik lewat pengiriman secara langsung ataupun pengambilan ke toko luring terdekat.

Walaupun begitu, Samsung nampaknya sudah mempersiapkan suatu teknologi baru buat flagship selanjutnya, yang diperkirakan ialah Galaxy Note 20 series. Cocok agenda, lini Galaxy Note memanglah sepatutnya dirilis akhir tahun, berbeda dari lini Galaxy S di dini tahun. Dilansir dari PhoneArena, suatu paten baru saja dirilis Samsung dengan tampilan layar“ air terjun” ataupun waterfall display yang futuristis.

Paten tersebut bisa ditemui serta sudah disetujui oleh US Patent& Trademark Office( USPTO). Lewat suatu ilustrasi yang bisa ditemui dalam patennya, flagship baru Samsung nanti hendak memakai desain layar waterfall, alias layar penuh hingga ke sisi kiri serta kanan bodi ponsel. Desain waterfall display ini dapat kalian temukan pula pada Huawei Mate 30 Pro.

Waterfall Display Berteknologi Bent Edge

Kelainannya, pada Mate 30 Pro, pemakaian waterfall display mewajibkan Huawei buat menghapus tombol volume serta memindahkan tombol power sedikit agak ke balik. Buat mengendalikan volume, kalian wajib memegang sisi samping 2 kali sampai tombol virtual timbul, kemudian menggesernya ke atas serta dasar. Perihal tersebut butuh pembiasaan serta tidak hendak dapat membandingkan kemudahan menekan tombol raga pada biasanya.

Sebaliknya paten kepunyaan Samsung membolehkan terdapatnya tombol raga di dalam bagian samping layar ponsel. Dalam paten tersebut, Samsung menamakan teknologi ini bagaikan“ bent edge display”. Dengan begitu, ponsel dapat senantiasa memakai layar penuh serta tidak mengusik kemudahan buat akses tombol volume ataupun power.

Yang menarik, terdapat sebagian data lain yang dapat ditemui melalui paten yang sama. Salah satunya merupakan proyektor holografik yang membolehkan ponsel bisa menunjukkan foto stereoskopsi ataupun 3 ukuran. 2012 kemudian, Samsung memanglah pernah merilis ponsel dengan proyektor di bagian atas, yang bernama Samsung Galaxy Beam. Lumayan unik apabila fitur seragam dapat muncul di ponsel flagship semacam Galaxy Note 20.

Tidak hanya itu, terdapat pula pemakaian sensor EMG( electromyography) buat merekam sinyal kegiatan otot, sensor EED( electrocephalogram) buat kegiatan elektrik sejauh kulit kepala, sensor ECG( electrocardiogram) serta pula sensor sidik jari. Apakah seluruhnya bakal ada dalam Galaxy Note 20, belum dapat ditentukan.

Tetapi bila dilihat kembali, foto desain ponsel pada paten di atas tidak nampak mempunyai slot stylus di bagian bawahnya. Dari sejarahnya juga, layar Galaxy Note tidak terbuat dengan lengkung yang lebih signifikan semacam pada seri Galaxy S, mengingat perihal tersebut bisa mengusik kenyamanan menulis memakai S- Pen di layarnya. Jadi pada seri manakah teknologi layar ini hendak diimplementasi, kita nantikan saja 6 sampai 12 bulan kedepan ya.
Categories
Tech

Alibaba Hadirkan Platform untuk Bantu Tenaga Medis Tangani Covid-19

 Alibaba Hadirkan Platform untuk Bantu Tenaga Medis Tangani Covid-19

Industri multinasional asal Cina yang telah berdiri semenjak tahun 1999, Alibaba Group, mau ikut berpartisipasi buat melawan pandemi virus korona( Covid- 19) yang saat ini lagi menyerang segala daerah di dunia. Alibaba Foundation bersama dengan Jack Ma Foundation setelah itu mendirikan International Medical Expert Communication Platform.

Platform tersebut didirikan buat membangun komunitas virtual dan kerja sama real- time antar para pakar serta tenaga kedokteran di dunia buat bersama- sama dalam memerangi pandemi Covid- 19. Platform ini pula ialah bagian berarti dalam program Global MediXchange for Combating Covid- 19( GMCC) yang pula dibentuk oleh kedua lembaga di atas.

Usaha Alibaba Tangani Covid- 19 Melalui Platform Baru

Semacam yang kita tahu, dikala ini permasalahan serta penyebaran Covid- 19 terus menjadi meluas, membuat banyak negeri serta daerah di dunia memerlukan nasihat serta panduan dari para pakar serta tenaga kedokteran di segala dunia, spesialnya mereka yang sudah berpengalaman langsung menanggulangi virus tersebut. Buat itu, diciptakanlah suatu platform supaya menanggapi kebutuhan hendak kerja sama lintas batasan dalam menanggulangi Covid- 19. Platform tersebut dirancang buat para ahli kedokteran di segala dunia buat berbicara dengan mudah satu sama lain, serta berbagi pengalaman berarti dalam memerangi pandemi virus korona, dan media tanya jawab satu dengan yang lain.

International Medical Expert Communication Platform dari Alibaba sampai dikala ini sudah menarik banyak institusi kedokteran di Cina, tercantum lebih dari 440 institusi kedokteran dari 104 negeri serta daerah sudah mendaftar buat belajar serta berbagi pengalaman dalam memerangi Covid- 19. Kebanyakan berasal dari lembaga- lembaga kedokteran di Amerika Serikat, Turki, Inggris, Pakistan, Spanyol serta Jerman.

Lewat suatu tweet dari account personalnya, Jack Ma menuliskan,“ Pengetahuan merupakan kekuatan! Kami meluncurkan platform online buat dokter serta perawat di segala dunia buat bertukar ilham, pengetahuan serta pemecahan melawan virus. Kami menyongsong seluruh rumah sakit buat bergabung dengan rumah sakit Tiongkok di platform terbuka ini: covid- 19. alibabacloud. com. Satu dunia, satu pertarungan!”

Platform digital ini sediakan fungsionalitas konferensi audio serta video free, melalui guna komunikasi DingTalk dari Alibaba Group, bersama dengan guna siaran langsung buat skenario yang lebih lingkungan. Tenaga kedokteran yang memakai platform tersebut dapat memilah tata cara komunikasi dengan sesama dokter secara individual, ataupun dalam tahap kelompok buat berbagi langsung maupun dengan banyak partisipan. Fitur terjemahan pula disediakan, menggunakan kecerdasan buatan buat menanggulangi hambatan komunikasi. Bagaikan contoh, Rumah Sakit Afiliasi Awal, Zhejiang University School of Medicine( FAHZU) sudah memakai platform ini buat bermacam pengalaman mereka dengan 92 institusi kedokteran dari 44 negeri serta daerah.

International Medical Expert Communication Platform pula dilengkapi guna pemutaran ulang, membolehkan buat memposting di web website formal serta bisa dilihat kapan saja, bermanfaat untuk mereka yang tidak bisa bergabung langsung sebab perbandingan waktu. Lewat konferensi video dari terjemahan AI dari serta ke dalam 11 bahasa( Arab, Tiongkok, Inggris, Prancis, Indonesia, Jepang, Rusia, Spanyol, Thailand, Turki, serta Vietnam), platform ini diharapkan bisa membangun komunitas virtual. DingTalk bagaikan pemrakarsa platform dari Alibaba buat Covid- 19 ini, pula telah diakui UNESCO bagaikan fasilitator pendidikan jarah jauh sepanjang wabah virus korona. 
Categories
News Tech

Google Tak Sengaja Luncurkan Android 11 Beta, Bawa Sejumlah Fitur Baru

Google Tak Sengaja Luncurkan Android 11 Beta, Bawa Sejumlah Fitur Baru
Tahun ini merupakan jadwalnya Google buat merilis tipe terkini dari sistem pembedahan smartphone Android mereka, ialah Android 11. Awal mulanya, Google hendak perkenalkan seri fitur lunak terkini ini pada perhelatan Google I/ O 2020, yang setelah itu wajib dibatalkan sebab terdapatnya pandemi Covid- 19, langsung ditunda ke tahun selanjutnya. Telah muncul buat dicoba oleh pengembang, Android 11 tipe Beta harusnya dijadwalkan luncurkan 3 Juni mendatang.

Hendak namun, lewat account media sosial formal, peluncuran tipe beta tersebut wajib kembali ditunda sebab dikala ini tidaklah waktu yang pas buat suatu perayaan. Perihal tersebut Google jalani bagaikan aksi solidaritas buat hawa sosial yang terjalin dikala ini—Google tidak mengatakan subjek tertentu.

Raksasa teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS ini belum membagikan agenda penggantinya. Tetapi setelah itu terdapat kesalahan yang menimbulkan sebagian pengguna Google Pixel memperoleh pembaruan Android 11 Beta tersebut.

Android 11 Beta Tiba Ke Beberapa Pengguna Google Pixel 4

Data ini di informasikan oleh Mishaal Rahman dari XDA Developers, mengatakan bila dia menerima pesan individu dari 2 orang, yang memperoleh Android 11 Beta lewat OTA pada smartphone Google Pixel 4 XL mereka. Google memanglah sepatutnya memperkenalkan pembaruan keamanan dan fitur baru buat Pixel series, tetapi senantiasa dengan Android 10 serta bukan malah ke tipe Beta.

Sehabis itu, Mishaal membagikan sebagian temuan fitur baru yang terdapat di Android 11 Beta. Google hendak bagikan 3 opsi opsi wujud icon baru, plus opsi buat mengambil tangkapan layar panjang ataupun penuh. Tadinya fitur seragam cuma ada di Android dengan kustomisasi UI semacam One UI, ColorOS serta yang lain.

Tidak hanya 5 aplikasi yang dapat berganti otomatis, aplikasi pihak ketiga menemukan opsi tampilan chat bubbles.

5 aplikasi yang terletak di bagian depan( dock) ataupun homescreen pula bisa terbuat biar berganti otomatis, disesuaikan dengan aplikasi apa saja yang sangat kerap diakses oleh pengguna. Buat perpesanan, hendak terdapat lebih banyak aplikasi yang menunjang fitur chat bubbles, seragam aplikasi Facebook Messenger.

Tampilan menu kala menekan tombol power pula hendak terbuat jauh lebih fungsional. Dikala ini tidak banyak guna yang didatangkan, tidak hanya mematikan smartphone, restart ataupun ambil screenshot. Kedepannya, power menu bisa menunjukkan status fitur elektronik lain semacam IoT di dalam rumah, dan tata cara kartu pembayaran digital. Pengguna bisa menyalakan lampu rumah ataupun melaksanakan pembayaran dengan kartu debit langsung dengan menahan tombol power.

Fitur aksesibilitas semacam pintasan buat menyuarakan konten di layar dan TalkBack, saat ini diberi petunjuk visual sehingga lebih gampang dimengerti. Serta pada menu Pengembang Options, terdapat opsi“ media resumption”, dimana musik ataupun video dapat timbul secara konstan di zona Quick Settings. Umumnya kala pengguna memutar lagu dari Spotify, notifikasi hendak timbul pas di dasar bermacam- macam pintasan tersebut.

Sehabis Sesi Beta, Android 11 Dirilis Q3 2020

Itu saja yang dapat ditemui pada Android 11 Beta awal yang muncul secara tidak terencana. Sehabis terdapatnya pandemi, Google merevisi timeline ataupun agenda perilisan sistem pembedahan terbarunya, dengan agenda luncurkan final mulai dini kuartal ketiga tahun 2020 alias dini bulan Juli, mundur satu bulan dari agenda tadinya. Yang tentu, pengguna Google Pixel 2 ke atas hendak bisa langsung menikmatinya. Sebab masih dalam sesi Beta, nyatanya tidak luput dari bermacam- macam bug yang bisa mengusik pemakaian tiap hari.

Tidak hanya fitur- fitur di atas, Android 11 hendak membawa banyak kenaikan buat messaging. Sebagian antara lain semacam memandang percakapan ataupun mengirim foto langsung dari notifikasi kala hendak membalas pesan. Keamanannya pula terus ditingkatkan, membagikan opsi“ only this time” kala terdapat aplikasi yang perlu akses kamera, mikrofon ataupun sejenis yang lain. Fitur screen recording pula hendak muncul langsung dari sistem, mengejar ketertinggalan dari iOS. Android 11 pula dirancang buat lebih fleksibel dengan bermacam- macam tipe layar smartphone, tercantum layar lipat semacam Galaxy Z Flip ataupun Motorola RAZR.
Categories
News Tech

AMD Resmikan Ryzen Mobile 4000 Series, Prosesor Laptop 7nm Pertama di Dunia

AMD Resmikan Ryzen Mobile 4000 Series, Prosesor Laptop 7nm Pertama di Dunia

Pabrikan chipset asal California, Advanced Micro Devices( AMD) baru saja mengadakan suatu kegiatan perilisan virtual dini minggu ini. Kegiatan tersebut diadakan buat menghadirkan seri prosesor terkini, AMD Ryzen Mobile 4000 Series, terbuat buat pasar Asia Pasifik. Prosesor ini hendak digunakan buat bermacam fitur laptop kelas konsumer ataupun bisnis dalam waktu mendatang, bagikan performa lebih baik dan lebih hemat energi.

AMD Ryzen Mobile 4000 merupakan seri prosesor awal buat Komputer di dunia yang terbuat dengan teknologi fabrikasi 7nm. Paige Shi selaku Head of APAC Consumer Business, AMD menguraikan bila seri prosesor terkini ini membawa Zen 2 core yang mempunyai instruksi per clock 15% lebih besar dengan densitas transistor ganda, dan mengkonsumsi energi 20% lebih rendah. Bermacam keunggulan tersebut membuat AMD jadi industri yang saat ini mengetuai performa mobile, baik dalam perihal performa grafis, multi- thread& single- thread.

AMD awal kali menghadirkan prosesor APU( accelerated processing unit) pada tahun 2011 kemudian. Saat ini tidak cuma buat fitur Komputer, teknologi AMD pula bakal digunakan pada beberapa konsol gaming ternama, cocok dengan tekat mereka buat menjadikan AMD bagaikan prosesor gaming sangat dominan. Managing Director AMD, Peter Chamber mengantarkan kalau prosesornya hendak digunakan bagaikan sumber tenaga konsul gaming terkini semacam Playstation 5, X- Box Series X serta platform cloud- gaming, Google Stadia.

Keunggulan AMD Ryzen 4000 Series

Performa prosesor AMD Ryzen 4000 Series signifikan lebih kencang dari kompetitor dikala ini.

Melalui kenaikan performa yang dibawa pada prosesor AMD Ryzen 4000, beberapa partner OEM yang mulai mengadopsi prosesor AMD hendak terus menjadi meningkat, dari yang telah terus tumbuh sepanjang 3 tahun terakhir. Prosesor ini nantinya hendak diadopsi oleh sejimlah produsen pc semacam Asus, Acer, Dell, Lenovo, MSI serta HP dalam waktu dekat. Serta dengan tren Komputer gaming yang bertambah, AMD targetkan 2x lipat lebih banyak laptop gaming dibanding tadinya.

Dalam tahap peluncuran ini, bermacam perwakilan dari OEM yang bekerja sama dengan AMD pula ikut mengantarkan bermacam produk terkini mereka yang hendak implementasi prosesor AMD Ryzen 4000 series. Secara universal, prosesor AMD Ryzen Mobile 4000 dibadi dalam 3 jenis segmen laptop; Ryzen U- series buat laptop ultra- thin, Ryzen H- series digunakan pada laptop gaming, sedangkan Ryzen PRO buat laptop kelas bisnis.

Melalui AMD Ryzen 7 4800U, AMD hadirkan prosesor dengan 8 core 16 thread awal di dunia buat segmen laptop ultra- thin. Seluruh prosesor Ryzen U- series mulai Ryzen 3 hingga Ryzen 7 pula pastinya miliki kartu grafis terintegrasi, mulai 6- 8 core. Nantinya prosesor ini hendak digunakan pada sebagian seri semacam Acer Swift 3, HP Envy serta Lenovo Slim 7.

Tidak hanya Kenaikan Grafis, AMD Hadirkan Pemecahan Teknologi A+A+A

Sedangkan buat prosesor H- series hendak digunakan oleh produsen laptop gaming semacam MSI serta Dell. Prosesor ini miliki rentang TDP( thermal design power) mulai dari 35 hingga 45 watt, yang membuat mengkonsumsi energi lumayan kecil buat prosesor dengan grafis terpadu pada fitur spesial gamer serta kreator.

Tetapi tidak cuma itu, kedepannya AMD hendak pula merilis prosesor AMD Ryzen dengan kartu grafis Nvidia supaya bisa membagikan bermacam- macam opsi dan menjangkau lebih banyak pengguna. AMD telah bekerja sama dengan beberapa partner OEM serta hendak muncul dalam bermacam seri laptop gaming semacam Asus ROG, Asus TUF, Acer Nitro, HP Pavilion Gaming, HP Omen dan Lenovo Legion.

AMD pula perkenalkan pemecahan teknologi“ A+A+A”, dimana AMD bagikan pemecahan lengkap mulai dari prosesor, kartu grafis, dan aplikasi drive AMD Radeon Adrenaline. Dengan ketiganya terbuat oleh satu produsen yang sama dan terintegrasi, diharapkan kinerja fitur Komputer yang pakai pemecahan ini dapat lebih optimal.“ Aku serta segala ti…